• moonrakerclub.com

    MISC

    MOONRAKER INDONESIA SPORT CLUB
  • moonrakerclub.com

    MOONRAKER THE LEGEND!!!

    Klub Motor Legendaris Indonesia Sejak 28 Oktober 1978!
  • moonrakerclub.com

    KAMI KLUB MOTOR PRESTASI BUKAN GENG MOTOR

    Klub Moonraker siap menciptakan prestasi dan suasana yang kondusif di Indonesia. Moonraker is not crime!
  • moonrakerclub.com

    Moonraker Is Not Crime!!!

    Junjung Perdamaian Hentikan Kriminalitas dan Anarkisme
  • moonrakerclub.com

    Wanieun!!!

    Kita bersama-sama menjaga keamanan dari tindakan rusuh yang dilakukan oleh kelompok bermotor
  • moonrakerclub.com

    One For All All For One

    Semangat Pemuda untuk berkreativitas dan membuat Indonesia lebih baik.

Tuesday, 14 June 2016

Moonraker Karawang Gelar Kegiatan Bakti Sosial


Moonraker Karawang Baksos



Biasanya komunitas motor identik dengan perbuatan negatif atau ugal-ugalan. Namun tidak dengan Komunitas Moonraker Kabupaten Karawang.

Komunitas motor yang terdiri dari berbagai jenis sepeda motor yang mempunyai semboyan One For All – All For One ini menggelar kegiatan bakti sosial  yang di pusatkan di Mesjid Raya Bumi Telukjambe, Telukjambe Barat Kabupaten Karawang. Bakti sosial yang dilakukan adalah dengan memberikan santunan pada anak yatim piatu berupa paket sembako.

Pada Acara Bakti Sosial tersebut seluruh anggota Moonraker, juga Pengurus DKM Mesjid Raya Bumi Telukjambe serta Pimpinan  Miftahul Jannah, Ust. Kamaludin yang sekaligus didaulat memberikan tausyahnya.

Moonraker Karawang Baksos

Menurut ketua Umum Moonraker Karawang saat di temui mengatakan dengan kegiatan ini disamping menjaga kekompakan sesama anggota Komunitas Moonraker juga merupakan kepedulian terhadap sesama terutama kepada para anak yatim, selain itu dengan kegiatan ini untuk menghilangkan image negatif terhadap komunitas motor, kami ingin menciptakan suasana aman, tenang dan kondusif di wilayah Karawang.

“Dengan kegiatan ini kami berharap image masyarakat terhadap komunitas motor, khususnya komunitas Moonraker akan positif”, jelas Ketua Umum Moonraker Kabupaten Karawang.

Moonraker Karawang Baksos
Ustad Kamaludin yang merupakan Pimpinan dari Yayasan Miftahul Jannah Wadas yang saat itu hadir serta memberikan tausyahnya, saat dimintai pendapatnya oleh Sinfo Jabar mengatakan bahwa dirinya merasa bangga karena image masyarakat terhadap komunitas motor kebanyakan negatif, tapi tidak dengan komunitas motor Moonraker.

“Kami merasa bangga dengan anak anak muda yang tergabung pada komunitas motor Moonraker yang melakukan kegiatan bakti sosial dengan menyantuni anak yatim piatu. Kegiatan ini sangat positif ,” terang Ustad Kamaludin.

Dikatakan, selain itu Ustad Kamaludin juga berpesan kepada komunitas motor Moonraker yang rata rata masih anak muda untuk selalu mengadakan kegiatan yang positif, sebab tulang pungung Negara ada pada generasi muda. Dan teruslah perbaiki hubungan dengan kedua orang tua.

Sementara itu salah seorang anggota komunitas motor Moonraker, mengatakan kegiatan bakti sosial santunan anak yatim piatu digelar sangat positif. Dimana tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin kedekatan dan persahabatan dengan masyarakat.

“Kita ingin merubah image, bahwa tidak semua komunitas motor berbau negatif. Seperti yang komunitas motor Moonraker lakukan yaitu dengan memberikan santunan pada anak yatim piatu,” pungkasnya.

Laporan : WIJAYANTO PITRA-KUSMAWAN

Friday, 3 June 2016

Bandung Berdzikir, Moonraker Akan Berbagi Hikmah


Moonraker "Bandung Berdzikir"


Menyambut bulan suci Ramadhan, Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) dan Pemuda Hijrah Berbagi Hikmah (PHBH) mempersembahkan acara "Bandung Berdzikir" yang akan dilaksanakan pada hari Jumat, 03 Juni 2016.

Acara ini dihadiri oleh Ustadz evie effendie, dengan narasumber Masbeth (Moonraker), Kiki (Brigez), Pevi Permana (Skateboarder Indonesia) dan para pemuda lainnya yang akan berbagi hikmah dan mengajak taqwa.

Acara ini juga akan dijadikan momentum yang berarti buat klub motor Moonraker. Tidak hanya klub Moonraker, tetapi beberapa komunitas pun akan turut hadir dalam acara Bandung Berdzikir yang digelar di Masjid Al-ihsan stks dago (sebelum hotel jayakarta) kota Bandung.

Wednesday, 18 May 2016

Kegiatan Moonraker Bandung "Beberes" Memperbaiki Lingkungan

kerja-bakti-moonraker
Para anggota membersihkan rumput dan got di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu, 24 April 2016.*/DOK. MOONRAKER



Klub motor Moonraker bekerja bakti membersihkan lingkungan di Dago, Kota Bandung, Minggu, 24 April 2016. Lebih dari 200 anak muda yang bergabung dalam klub berlambang serigala dan sayap garuda itu, mencabuti rumput liar, membersihkan got, dan memunguti sampah dari sebagian Jalan Ir H Djuanda (Dago).

Kegiatan bertajuk Moonraker Indonesia Sport Club Beberes itu berlangsung sejak pukul 7.00 pagi di Terminal Dago, dilanjutkan ke Dago Bengkok, dan berakhir sekitar pukul 11.00 di depan Hotel Jayakarta.

Menurut Sigit Permana, Ketua Umum Moonraker Indonesia, program beberes yang dalam Bahasa Sunda berarti merapikan itu, bertujuan mendukung Pemerintah Kota Bandung dalam memperbaiki lingkungan. "Kami sudah ikut beberes Sungai Cikapundung, bareng Pak Ayi Vivananda, wakil walikota waktu itu. Lalu ikut pembenahan longsor di Curug Dago, yang juga area wisata, dan punya nilai kebudayaan bagi Kota Bandung," kata Masbon, pria yang dikenal sebagai Masbon, saat dihubungi oleh 'PR'.

Ia menuturkan asal ratusan pemuda yang terlibat, bukan hanya dari wilayah Dago dan sekitarnya. Banyak juga mereka yang menyempatkan hadir dari wilayah utara Bandung seperti Ciumbuleuit, Ledeng, dan banyak wilayah yang cukup jauh dari Dago.

kerja-bakti-moonraker


Ia berharap, pelaksanaan bakti sosial dan gerakan lainnya bisa menghapuskan citra negatif berandalan motor yang melekat pada Moonraker. Di samping penyelenggaraan agenda sosial dan lingkungan, para anggota Moonraker Syariah pun rutin mengikutikan tausiyah setiap Jumat. "Kegiatan-kegiatan ini diadakan supaya anak-anak (anggota Moonraker) berubah pola pikirnya. Tidak akan melakukan hal negatif lagi," ujar Masbon.

Moonraker Subang Dalam Memperingati Hari Bumi Mengadakan Kegiatan Bertajuk Pamanukan Goes Green and Clean

Moonraker-Earthday
DADAN RAMDAN/PASUNDAN EKSPRES PEDULI LINGKUNGAN. Komunitas Earth Hour Subang, Reptil Lovers Kalijati, Club Motor Moonraker dan pelajar, serta Kepala BLH Suwarna Murdiaz dalam acara Pamanukan Goes Green and Clean, yang dipusatkan di halaman kantor Kecamatan Pamanukan, Minggu (1/5).


Aktivis lingkungan dari berbagai komunitas mengadakan kegiatan Pamanukan Goes Green and Clean. Kegiatan yang didukung Earth Hour Subang, Reptil Lovers Kalijati, Club Motor Moonraker dan pelajar, dipusatkan di halaman kantor Kecamatan Pamanukan, Minggu (1/5).

Ketua Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Subang Sansan Yulinsyah, Kabupaten Subang itu wilayahnya cukup luas. Bukan hanya kota Subang ada juga Selatan dan Utara yang lebih dikenal dengan Pantura. Smeua daerah dijaga kelestarian lingkungannya.

“Harapannya yaitu muncul sebuah kesadaran dari kalangan pemuda dimana, 5-10 tahun ke depan lingkungan ini harus tetap terjaga dan lestari dari berbagai polusi, sehingga bumi yang kita pijak ini tetap hijau. Save Earth Go Green,” ujarnya.
Agenda kegiatan yang bertemakan Pamanukan Goes Green and Clean, antara lain menanam 100 pohon, gerakan nyandak sampah, sosialisasi hemat energi dan savety ready dari club motor.

“Kesadaran dan kepedulian adalah tindakan yang nyata dari sebagian pemuda Subang untuk menjaga lingkungan agar tetap asri. Kita ingin mewariskan mata air bukan air mata untuk cucu kita di massa yang akan datang,” tuturnya.
GPL memiliki program unggulan yaitu recycel bank yaitu menukar sampah dengan sebuah buku untuk menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar.

Sementara itu, anggota Moonraker Subang Rully mengatakan, menjaga lingkungan sudah menjadi kewajiban bersama. Terlebih Moonraker memiliki visi dan misi yaitu positif, produktif dan kondusif. Moonraker ingin memperbaiki citra di masyarakat. “Kami peduli lingkungan bukan hanya sebatas hari ini, tapi akan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan itu akan berlanjut pada tanggal 9 Mei mendatang dengan menghadirkan anggota DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Subang Suwarna Murdias merespon positif dan berterima kasih dimana ada kalangan pemuda yang peduli terhadap lingkungannya. Kegiatan itu diharapkan terus berkelanjutan karena berkaitan dengan Hari Bumi dimana bumi perlu terus dijaga kelestarianya.

“Lingkungan hidup dan alam ini adalah tempat kita bernaung untuk hidup dan kehidupan anak cucu kita. Sumber daya air adalah sumber utama kehidupan manusia. Tanamlah pohon untuk kehidupan yang lebih baik,” tandasnya. (dan/vry)

Saturday, 19 March 2016

Klarifikasi Ketua Umum Moonraker Tentang Suporter Bayaran


Moonraker-Pusamania Borneo FC


Masih ingat laga Piala Bhayangkara antara Pusamania Borneo FC dan Sriwijaya FC pada 18 Maret  2016 kemarin ?

Apa yang terjadi di dalam stadion Si Jalak Harupat bisa dibilang aneh, bukan karena pertandingannya tetapi pendukung Pusamania Borneo FC terekam sedang menyimbolkan kata sandi Wanieun yang menyimpulkan mereka berasal dari klub motor Moonraker.

Moonraker-Pusamania Borneo FCKalau kita lihat mention yang beredar di twitter tentang Moonraker menjadi supporter bayaran dalam hal ini saya sudah verifikasi ke Ketua Umum Moonraker Indonesia bahwa Klub Moonraker terang-terangan rela memberikan dukungan bagi klub Pusamania Borneo FC pada pertandingan yang akan digelar tanggal 22 dan 24 Maret 2016, terkecuali pertandingan melawan Persib.

"Kami sudah dipinta oleh pihak Borneo FC untuk memberikan dukungan. Kami
dibayar oleh mereka." ujar Mas Bondz, Ketua Umum Moonraker Indonesia.

"Kami memang diminta datang untuk meramaikan stadion, supaya tidak terkesan pertandingan ini sepi penonton. Tetapi ya itu, kami datang sebagai suporter Borneo FC."

Ketua-Umum-Moonraker-Indonesia-Mas-BondzSaat ditanya soal klub mana yang sebenarnya ia dukung, Mas Bondz mengungkapkan, ia tetap pendukung setia Persib. "Begini, kalau Borneo FC main melawan Persib, saya dukung Persib. Tetapi kalau Borneo FC lawan klub lain, saya dukung Borneo FC," tutur Mas Bondz, saat dihubungi melalui telepon.

Menjadi suporter dadakan ternyata enak juga. Sebab, selain menerima uang, mereka juga mendapat kaos termasuk parkir, tiket masuk stadion dan pengawalan dari pihak Kepolisian.

Meski mendapat uang dari bisnis suporter bayaran ini, Mas Bondz menuturkan sebenarnya uang yang mereka peroleh tersebut sebagian akan dimasukkan ke Kas karena klub ini butuh income untuk acara seperti Bakti Sosial dan intinya bukan untuk memperkaya diri sendiri, dalam hal ini ia menjelaskan panjang lebar.

Ya memang sangat unik penghasilan yang mereka terima ternyata dikumpulkan dan digunakan untuk sumbangan pada berbagai badan kemanusiaan.

Monday, 15 February 2016

Moonraker Syariah Akan Dibentuk di Daerah


moonraker-syariah


BANDUNG, (PRLM).- Berandalan motor pernah menjadi berita utama media massa. Nyaris semuanya membicarakan kiprah negatif berandal bermotor, mulai dari mengganggu kenyamanan pengguna jalan, sampai terlibat kriminal. Berandalan bermotor bahkan sempat dibubarkan aparat.

Semua pemberitaan buruk itu sempat membuat Ebeth (36) tak mau berbicara dengan media. Pentolan Moonraker Bandung bernama asli Dedy Jumena ini memilih menarik diri. Upaya untuk memperbaiki citra berandalan bermotor sempat dilakukan, seperti penanaman pohon ataupun aksi sosial. Tapi, semua itu tidak mengikis catatan buruk berandalan bermotor.

Menurut Ebeth, belakangan angin perubahan mulai datang. “Sekarang sudah mulai berubah. Gesekan antar kelompok juga tidak seperti dulu,” kata Ebeth, Senin (15/2/2016).

"XTC Hijrah, BRIGEZ Berdzikir, dan GBR Berwudhu tengah menggagas program Pemuda Hijrah Berbagi Hikmah"

Kondisi ini mendukung gerakan perubahan yang diusung oleh Moonraker Syariah. Kegiatan rohani kini mendapat tempat di kalangan anak motor. Gejala ini tidak hanya berlaku di Moonraker. Kelompok-kelompok lainnya juga mulai merambah ke kegiatan rohani, meski bentuknya belum melembaga seperti Moonraker Syariah. Sebut saja gerakan XTC Hijrah, BRIGEZ Berzikir, juga GBR Berwudhu.

Ebeth mengatakan, masing-masing perwakilan kelompok ini bahkan sedang merencanakan sebuah program yang dinamai Pemuda Hijrah Berbagi Hikmah. Perwakilan dari kelompok-kelompok ini akan keliling sekolah-sekolah untuk berbagi pengalaman melahirkan pribadi baru yang lebih baik. Belum terang kapan kegiatan ini akan digulirkan. Tapi, upaya mengarah ke sana sudah dimulai.

“Empat orang perwakilan organisasi ini kemarin diundang ke TVRI, kami juga sudah bertemu ustaz Arifin Ilham. Harapannya bisa menginspirasi anak muda lain yang juga ingin berubah,” kata salah seorang penggagas Moonraker Syariah ini.

Moonraker Syariah sendiri rencananya akan didirikan di daerah lain, seperti Garut, Cirebon, Subang, dan Purwakarta. Targetnya, setiap cabang Moonraker punya Moonraker Syariah.

Cara ini, kata Ebeth, jauh lebih efektif ketimbang upaya pemerintah dan penegak hukum membubarkan atau sekadar mengganti nama organisasi. Sebab bukan nama baru yang membawa perubahan. Perubahan pada masing-masing pribadilah yang akan membawa perbaikan. (Catur Ratna Wulandari)